Makassar – Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Kandea 3 Lorong 3, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Senin (10/8/2026) sekitar pukul 20.25 WITA. Kebakaran tersebut mengakibatkan sekitar 37 rumah semi permanen terbakar.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, kebakaran bermula saat personel Bhabinkamtibmas bersama Ketua RW sedang melakukan mediasi terkait persoalan keluarga warga di salah satu rumah.
Saat proses mediasi berlangsung, MCB listrik rumah tiba-tiba turun. Tidak lama kemudian, setelah MCB dinaikkan, muncul asap dari lantai dua rumah yang sebagian bangunannya terbuat dari kayu. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Personilb Bhabinkamtibmas yang berada di lokasi sempat berupaya melakukan pemadaman awal bersama masyarakat. Namun, karena api semakin membesar, petugas bersama warga kemudian menyelamatkan diri dan mengutamakan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 21.00 WITA, sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kota Makassar tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Kapolsek Bontoala Kompol Dr. Andi Aris Abu Bakar, S.H., M.H. mengatakan, pihaknya bersama personel Polsek Bontoala langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi kebakaran untuk mengamankan area dan membantu masyarakat yang terdampak.
“Kami langsung mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi, membantu evakuasi warga, serta mengatur situasi agar proses pemadaman oleh petugas Damkar dapat berjalan dengan aman dan lancar. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujar Kompol Andi Aris.
Ia menambahkan, pihaknya masih melakukan pemantauan di lokasi untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga, khususnya yang berada di sekitar lokasi kebakaran, agar tetap waspada dan tidak mendekati area yang masih dalam proses pendinginan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan membantu warga yang terdampak sesuai kemampuan masing-masing,” pungkasnya.
Berkat upaya petugas Damkar bersama unsur terkait dan masyarakat, sekitar pukul 23.00 WITA, api berhasil dipadamkan. Petugas Damkar selanjutnya masih melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak terdapat titik api yang dapat kembali memicu kebakaran.
Akibat kejadian tersebut, tercatat sekitar:
37 rumah terbakar
64 Kepala Keluarga (KK)
244 jiwa terdampak
Korban meninggal dunia: nihil
Korban luka-luka: nihil
Kerugian material ditaksir sekitar Rp500 juta
Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran dalam keadaan aman dan terkendali. Personel Polsek Bontoala tetap melakukan pengamanan dan pemantauan di lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak.
Polsek Bontoala berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan, perlindungan dan pengamanan, khususnya dalam situasi darurat dan bencana.

