Penakota, Makassar – Gerakan Masyarakat Indonesia Anti Narkoba (Maki) Sulsel resmi memulai langkah pemantapan kesiapan menuju Percepatan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di wilayah Kota Makassar.
Kegiatan ini diawali di Kecamatan Tamalate pada Rabu (13/5) mendatang dan akan berlanjut secara bertahap menjangkau seluruh 15 kecamatan yang ada di kota ini, 11/05/2026.
Ketua Maki Sulsel, dalam siaran pers menyatakan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata komitmen bersama untuk menjadikan Makassar sebagai wilayah bersih dari narkoba.
“Kami memilih Tamalate sebagai titik awal karena kecamatan ini merupakan salah satu kawasan padat penduduk dan memiliki akses perlintasan yang cukup strategis. Pemantapan ini bukan hanya sekadar sosialisasi, melainkan penguatan struktur organisasi, peningkatan peran serta masyarakat, serta penyusunan rencana aksi yang terukur hingga ke tingkat lingkungan,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan di Tamalate, tim Maki Sulsel rencana memberikan pelatihan kepada relawan dan kader anti-narkoba mengenai cara mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba, langkah pencegahan di lingkungan keluarga dan sekolah, serta mekanisme pelaporan yang aman dan terpercaya kepada pihak berwenang.
Selain itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama antara pemangku kepentingan kecamatan untuk menjaga wilayahnya dari ancaman peredaran gelap narkotika.
“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendirian. Peran Maki sebagai garda terdepan di tengah masyarakat sangat krusial. Dengan menjangkau seluruh 15 kecamatan, kami berharap jaring pengaman anti-narkoba akan semakin rapat, sehingga akses masuk dan peredaran narkoba di Makassar bisa diputus sepenuhnya,” tambahnya.
Rencana selanjutnya, tim pemantapan Maki Sulsel akan bergerak ke beberapa Kecamatan dalam waktu dekat sebelum kemudian menuju kecamatan-kecamatan lainnya.
Setiap kecamatan akan dibekali program kerja spesifik yang disesuaikan dengan karakteristik dan tantangan yang ada di masing-masing wilayah dengan menunjuk perwakilan masing masing tiap kecamatan.
Beberapa Masyarakat setempat, yang terlibat aktif dalam kegiatan di Tamalate, menyambut baik langkah ini.
Salah satu tokoh pemuda setempat berharap gerakan ini tidak hanya berlangsung sesaat, tetapi menjadi budaya yang terus dijaga demi masa depan generasi muda Makassar.
“Sekarang kami lebih paham bahayanya dan tahu apa yang harus kami lakukan jika menemukan indikasi peredaran narkoba di sekitar kami. Kami siap menjaga lingkungan kami sendiri,” ujarnya dengan tegas.
Dengan dimulainya pemantapan ini dari Tamalate dan rencana menyasar seluruh kecamatan di Makassar, Maki Sulsel optimis dapat memperkuat fondasi P4GN dan mewujudkan visi Makassar yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba pada tahun-tahun mendatang.
