Makassar, Penakota.com – Seorang Pria berinisial JS (46) warga Kota Ambon, Prov. Maluku. ditemukan tak bernyawa di kawasan Capoa, Kel. Pannampu, Kec. Tallo. Kota Makassar, (14/07/2026), Sore hari.
Mendengar hal tersebut, Imam Hanafi Harris, S.STP bergegas lakukan koordinasi bersama pihak kepolisian, TNI, Puskesmas hingga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta Kerukunan Keluarga Ambon.
Penemuan jenazah bermula saat salah satu ketua RT setempat memberikan informasi kepada Lurah Pannampu bahwa ada salag seorang pria di temukan sudah tidak bernyawa lagi.
Mendengar hal tersebut, Imam hannafi kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan kebenaran informasi.

Saat di konfirmasi, Lurah Pannampu membenarkan hal tersebut, dan saat ini jenazah JS sudah dalam penanganan pihak kepolisian (Tim Innafis).
“Betul, jadi saat ini jenazah JS masih dalam penanganan kepolisian atau Tim Innafis dan sudah di bawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan Otopsi lebih lanjut,” ujarnya.
Saat ini Imam Hanafi masih menunggu kepastian dari penyebab kematian JS, sembari dirinya tetap berkoordinasi dengan FKUB serta Kerukunan Keluarga Ambon.
“Kita masih menunggu hasil resmi dari piham kepolisian. Kami juga masih tetap berkoordinasi bersama FKUB dan Kerukunan Keluarga Ambon untuk proses peribadatan terakhir JS, karena JS sendiri beragama Nasrani dan tak memiliki sanak keluarga disini,” ucap Lurah Pannampu.
Lanjutnya, Lurah Pannampu sendiri belum bisa memastikan penyebab kematian korban, namun pihaknya menyebutkan bahwa tidak ada terlihat tanda-tanda kekerasan di tubuh JS.
“Kita masih menunggu hasil resmi dari Otopsi Tim Innafis Kepolisian. tapi kalau kasat mata saya tidak melihat adanya tanda-tanda kekerasan, tapi kita tunggu saja dari Kepolisian yang resmi,” imbuhnya.
Berdasarkan Kartu Tanda Pengenal (KTP), korban JS diketahui Korban diketahui beralamat di Kaki Air, RT/ RW 003/004, Kel. Rijali, Kec. Sirimau, Kota Ambon, Prov. Maluku.

