Makassar – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., mengajak masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas yang digelar di Taman Segitiga, Jalan RSI Faisal XIV, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Jumat (31/7/2026) malam.
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Kita Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif” tersebut dihadiri sekitar 150 peserta, terdiri atas unsur Forkopimcam, pejabat utama Polrestabes Makassar, personel Polsek Rappocini, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ketua RT/RW, serta warga Kelurahan Banta-Bantaeng.
Turut mendampingi Kapolrestabes Makassar, antara lain Kabag Log Polrestabes Makassar AKBP Muh. Haris Welong, S.Pd., Kasat Binmas AKBP Darwis, S.E., M.H., Ps. Kasat Intelkam Kompol Surahman, S.H., Kasat Pam Obvit AKBP Dr. H. Nasaruddin, S.H., M.M., Kasi Propam Kompol Ramli, S.Sos., Kasi Humas Kompol Wahiduddin, Kapolsek Rappocini Kompol Ismail, S.E., M.M., Camat Rappocini Yudistira Ekaputra Nugraha, S.STP., M.Adm.Pemb., Lurah Banta-Bantaeng Anselmus Watratan, S.M., perwakilan Koramil 1408/13 Rappocini Sertu Zulkarnain, serta jajaran personel Polsek Rappocini.
Dalam sambutannya, Kombes Pol. Arya Perdana menjelaskan bahwa Program Ngopi Kamtibmas merupakan agenda rutin Polrestabes Makassar sebagai wadah membangun komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi secara langsung.
“Ngopi Kamtibmas kami laksanakan setiap hari sebagai ruang silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Arya Perdana.
Kapolrestabes juga menyoroti maraknya aksi tawuran dan penyerangan yang melibatkan remaja, khususnya di wilayah perbatasan Kecamatan Rappocini dan Mamajang. Menurutnya, sebagian besar pelaku masih berusia di bawah 17 tahun, tidak bersekolah, kurang mendapat perhatian keluarga, serta terpengaruh keinginan mencari pengakuan melalui media sosial.
“Peran orang tua sangat penting. Awasi pergaulan anak, penggunaan telepon genggam, dan pastikan mereka tidak terjerumus pada minuman keras, narkoba, judi online, maupun aktivitas negatif lainnya yang dapat berujung pada tindak pidana,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan keberadaan geng motor maupun gangguan kamtibmas lainnya melalui layanan Call Center 110. Ia menekankan agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap pelaku tindak pidana yang tertangkap.
“Apabila menemukan pelaku tindak pidana atau barang yang diduga berkaitan dengan kejahatan, jangan mengambil tindakan sendiri. Segera laporkan kepada kepolisian agar penanganannya dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.
Selain menyampaikan edukasi mengenai keamanan, Kapolrestabes mengajak para Ketua RT/RW dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing, termasuk melakukan pengawasan terhadap rumah kos dan aktivitas warga sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif, di mana masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, dan pertanyaan yang langsung ditanggapi oleh Kapolrestabes Makassar beserta pejabat terkait.
Acara ditutup dengan foto bersama dalam suasana penuh keakraban. Melalui kegiatan Ngopi Kamtibmas, Polrestabes Makassar berharap sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban yang aman, nyaman, serta kondusif di wilayah Kota Makassar.

